NAMA : Savira Zhuanzah Sandi
NIM : 2014001755
UAS IMK
1. Jelaskan Pengertian dan kegunaan
desain input! Berikan Contohnya!
Masukan (input) merupakan awal dimulainya informasi. Bahan mentah dari
informasi adalah data yang terjadi dari transaksi yang dilakukan oleh
organisasi. Desain input digunakan untuk merancang tampilan layar dikomputer
yang menggambarkan bagaimana bentuk pemasukan data.Proses input melibatkan 3 tahapan utama yaitu :Penangkapan Data
(Data Capture), Merupakan proses mencatat
kejadian nyata yang terjadi akibat transaksi yang dilakukan ke dalam dokumen
dasarPenyiapan Data
(Data Preparation), Yaitu mengubah data yang
telah ditangkap kedalam bentuk yang dapat dibaca oleh mesin (Machine Readable
Form 1), misalnya kartu plong, pita magnetik/disk magnetick)Pemasukan Data
(Data Entry), Merupakan proses membacakan
atau memasukan data ke dalam komputer
Yang perlu didesain secara rinci untuk input adalah bentuk dari dokumen
dasar yang digunakan untuk menangkap data, kode-kode input yang digunakan dan
bentuk dari tampilan input di alat-alat input. Langkah-langkanya sebagai
berikut :
1. Menentukan kebutuhan input
dari sistem baru
Input yang akan didesain dapat ditentukan dari DAD sistem baru yang telah
dibuat. Input DAD ditunjukan oleh arus data dari suatu kesatuan luar ke suatu
proses dan bentuk tampilan input di alat input yang ditunjukan oleh suatu
proses pemasukan data
Menentukan parameter dari
input
a. Bentuk dari input, dokumen dasar atau bentuk isian di alat input
(Dialog layar terminal)
b. Sumber input
c. Jumlah tembusan untuk input berupa dokumen dasar dan distribusinya
d. Alat input yang digunakan
e. Volume input
f. Periode input
Tujuan penting mendesain Input adalah untuk menangkap dan mengubah data ke dalam format
yang sesuai pada komputer.
Tujuan dari
mendesain input yang baik, yaitu agar diperoleh:
Langkah-langkah Desain Input
●
Efektivitas
●
Ketelitian
●
Mudah digunakan
●
Konsisten
●
Kesederhanaan
● Menarik
(Kualitas dari sistem input menentukan
kualitas sistem output)
CONTOH Design Input
2.
Jelaskan Pengertian dan kegunaan desain output! Berikan Contohnya!
Desain Output
Output merupakan produk dari sistem
informasi yang dapat dilihat. Output ini dapat berupa hasil yang dikeluarkan di media keras (kertas dan
lain-lain) dan output yang berupa hasil dikeluarkan ke media lunak (tampilan di
layar).
Wujud :
Hard Copy : Printer, Kertas, dll.
Soft copy : Layar komputer, audio
Tujuan Output :
Merancang Output untuk tujuan tertentu
Membuat Output bermanfaat bagi para
pengguna
Mengirim jumlah output yang tepat
Menyediakan distribusi output yang tepat
Menyediakan output tepat waktu
Memilih metode output yang paling efektif
Tipe Output
Output diklasifikasikan ke dalam bebarapa tipe
yaitu :
- Output intern (internal Output) adalah output yang dimaksudkan untuk
mendukung kegiatan manajemen. Output ini akan tetap tinggal di dalam
perushaan dan akan disimpan sebagai arsip atau dimusnahkan bila sudah
tidak dipergunakan lagi. Output jenis ini dapat berupa
laporan-laporan terinci, laporan-laporan ringkasan dan
laporan-laporan-laporan lainnya.
- Output ekstern (external output)
adalah output yang akan didistribusikan kepada pihak luar yang
membutuhkannya. Seperti faktur, check, tanda terima pembayaran dan lain
sebagainya.
Teknologi output
Untuk menghasilkan output yang berbeda-beda
diperlukan teknologi yang berbeda pula. Teknologi ouput yang diperlukan sbb :
1. Printer
Dipilih karena laporan cetakan masih
merupakan jenis output yang paling umum
Masih banyak organisasi besar menggunakan
printer sebagai teknologi output
2. Layar display
Teknologi output yang semakain populer
Keuntungan yang melebihi printer
Tidak bising
Potensial untuk digunakan oleh para
pengguna secara interaktif
Fleksibelitas (memungkinkan pengubahan
informasi secara real time)
Memungkinkan pengguna melihat output yang
disimpan dengan mengaksesnya terlebih dulu dan tampilan item-item dari basis
data yang relevan
3. Video, audio dan Animasi
Video
Melengkapi output cetakan yang sifatnya
statis
Kolaborasi jarak jauh
Menunjukan suatu tindakan
Menyediakan episode-episode pelatihan singkat
Mengubah waktu dari suatu peristiwa aktual yang merekamnya untuk
keluaran berikutnya
Mempertahankan suatu kejadian penting
sebagi tambahan arsip
Audio
Baik untuk pengguna individu
Baik untuk pesan-pesan sementara
Baik dimana pegawai memerlukan hands free
Animasi
Bentuk lain dari output yang bisa digunakan untuk meningkatkan suatu
situs web atau presentasi
Tersusun atas 4 komponen
Simbol-simbol elemental
Orientasi spatial
Efek transisional
Efek alterasi
4. CD-R, CD-RW / DVD
Memiliki kapasitas besar
Memungkinkan output multimedia
Perolehan output yang lebih cepat
dibandingkan metode sebelumnya
5. Output Elektronik
Bentunya : email, fax, halaman web
Keuntungan :
Mengurangi kertas
Bisa diperbaharui dengan mudah
Bisa dipublikasikan dengan mudah
Bisa interaktif
Faktor-faktor yang dipertimbangkan saat memilih Teknologi Output
- Siapa yang akan
menggunakan (melihat) output tersebut ?
- Berapa banyak orang
yang membutuhkan output tersebut ?
- Dimana keluaran
tersebut dibutuhkan ?
- Apa tujuan output
tersebut ?
- Seberapa sering ouput
tersebut diakses?
- Berapa lama output
tersebut akan disimpan ?
- Menurut peraturan
khusus apa output tersebut diproduksi, disimpan dan didistribusikan?
- Berapa biaya awal dan
biaya selanjutnya untuk pemeliharaan dan pasokan ?
- Apa syarat-syarat lingkungan (penyerapan kebisingan, pengendalian
temperatur, ruang untuk peralatan, dan pengkabelan) untuk
teknologi-teknologi output tersebut ?
Merancang Output
Pada tahap perancangan output terdiri dari :
- Desain output secara umum serta, pada
tahap ini hanya menentukan kebutuhan output dari sistem, output apa saja
yang dibutuhkan oleh sistem
- Desain output secara
terinci menampilkan output berbentuk laporan di media kertas.
Contoh
bentuk rancangan output secara umum

3.
Jelaskan mengenai desain web! Berikan Contohnya!
Pengertian
Web Design :
Web Desain adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan bagaimana
tampilan isi suatu website atau situs. Tampilan dari website biasanya berupa
hypertext (HTML) atau hypermedia yang dikirimkan ke user melalui World Wide
Web. Untuk menampilkan suatu desain web atau isi dari suatu website, dibutuhkan
sebuah browser web atau software (perangkat lunak) berbasis web. Tujuan dari
web desain adalah untuk membuat website yang meliputi sekumpulan konten online
termasuk dokumen dan aplikasi yang berada pada web server. Bisa juga, sebuah
website berupa sekumpulan teks, gambar, suara dan konten lainnya, serta dapat
bersifat interaktif maupun statis.
Elemen-elemen seperti
teks, forms, images (GIFs, JPEGs, Portable Network
Graphics) dan video dapat diletakkan di dalam halaman
menggunakan tag-tag HTML/XHTML/XML. Browser terkadang juga
memerlukan Plug-ins seperti Adobe
Flash, QuickTime, Java, dan sebagainya untuk menampilkan beberapa
media yang diletakkan di dalam halaman web menggunakan tag-tagHTML/XHTML.
Halaman web dan situs web dapat berupa
halaman statis, atau dapat diprogram secara dinamis sehingga menghasilkan halaman
web dengan konten atau tampilan visual yang diinginkan, tergantung pada
berbagai faktor, seperti masukan dari pengguna akhir, masukan
dari Webmaster, atau perubahan dalam
lingkungan komputasi (seperti situs yang terkait dengan database yang
telah diubah).
§ Bahasa Markup
(seperti HTML, XHTML dan XML)
§ Gaya lembar bahasa
(seperti CSS dan XSL)
§ Client-side scripting (seperti JavaScript dan VBScript)
§ Server-side scripting
(seperti PHP dan ASP)
§ Teknologi database (seperti MySQL dan PostgreSQL)
§ Teknologi multimedia
(seperti Flash dan Silverlight)
Perancang web atau desainer web (web
designer) adalah orang yang memiliki keahlian menciptakan konten presentasi
(biasanya hypertext atau hypermedia) yang dikirimkan ke
pengguna-akhir melalui World Wide Web, menggunakan Web
browser atau perangkat lunak Web-enabled lain
seperti televisi internet, Microblogging, RSS, dan
sebagainya.
Web Terdiri Dari 4 Bagian :
1. HTTP (Hyper Text Type Protocol)
2. URL (Uniform Resource Locator)
3. Client Server
4. HTML (Hyper Text Markup Language)
Contoh Web Design